}

https://griyamakmursehat.com

stroke hemoragik

Stroke Hemoragik dalam Perspektif TCM: Penyebab, Pola Gangguan, dan Pendekatan Terapi

1. Apa Itu Stroke Hemoragik? (Versi Simple tapi Akurat)

Stroke hemoragik adalah kondisi ketika pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan perdarahan. Secara medis, ini biasanya terjadi karena tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, kelainan pembuluh darah, cedera kepala, atau pecahnya aneurisma.

Menurut sumber medis seperti Alodokter dan Halodoc, perdarahan ini menekan jaringan otak sehingga menimbulkan gejala seperti sakit kepala hebat, kelemahan tubuh mendadak, muntah, bicara pelo, hingga penurunan kesadaran. Kondisi ini gawat darurat dan harus segera ditangani secara medis modern.

Nah, setelah fase kritis tertangani, barulah pendekatan seperti TCM (Traditional Chinese Medicine) sering digunakan sebagai pendukung pemulihan jangka panjang.


2. Bagaimana TCM Memandang Stroke Hemoragik?

Walaupun stroke hemoragik jelas dipahami secara medis, TCM melihatnya melalui konsep energi tubuh, keseimbangan organ, dan aliran Qi. TCM tidak menggantikan penanganan medis, tapi menawarkan cara melihat akar masalah dari sudut yang berbeda.

Dalam TCM, stroke hemoragik sering dikaitkan dengan beberapa kondisi internal:

a. Hyperactivity Liver Yang

Ketika energi “Yang” di organ hati naik terlalu kuat, ia mendorong naiknya tekanan dan menyebabkan “internal wind” (angin dalam) yang bisa memicu perdarahan.

Mirip konsepnya seperti hipertensi yang berbahaya jika tidak dikendalikan.

b. Phlegm dan Stagnasi Qi

TCM melihat banyak kasus stroke terjadi karena lendir internal (phlegm) dan stagnasi energi yang menyumbat aliran normal tubuh. Ini mirip dengan konsep plak atau penyumbatan pada pembuluh darah menurut medis modern.

c. Defisiensi Yin (terutama Kidney & Liver Yin)

Jika Yin terlalu lemah, tubuh kehilangan fungsi “menyejukkan dan menstabilkan”. Hasilnya: Yang naik tidak terkendali → tekanan meningkat → risiko perdarahan.

d. Disharmoni Organ Hati, Jantung, dan Ginjal

Ketiga organ ini sering dianggap pusat kontrol tekanan, aliran darah, dan ketenangan sistem saraf.

Dalam banyak jurnal TCM, pola-pola ini dianggap sebagai “akar” yang melemahkan tubuh hingga rentan terhadap stroke.


3. Pola Gangguan TCM yang Umum pada Stroke Hemoragik

TCM menggunakan diagnosa berbasis pola (pattern differentiation). Pada stroke hemoragik, pola yang paling sering muncul:

1) Liver Yang Rising dengan Wind Internal

Gejala: pusing, kepala terasa “penuh”, wajah merah, emosi mudah meledak.
Mirip klinis medis: hipertensi tidak stabil.

2) Phlegm Heat Obstructing Meridians

Gejala: kesadaran menurun, bicara pelo, anggota tubuh kaku.
Mirip klinis medis: obstruksi saraf, gangguan koordinasi.

3) Qi dan Blood Stasis

Gejala: nyeri kepala terlokalisasi, wajah gelap, lidah keunguan.
Mirip klinis medis: gangguan aliran darah, vasospasme, edema otak.

4) Defisiensi Liver-Kidney Yin

Gejala: telinga berdenging, sulit tidur, panas tubuh, mudah lelah.
Mirip klinis medis: tubuh melemah setelah serangan stroke (post-stroke fatigue).


4. Pendekatan Terapi TCM untuk Stroke Hemoragik

Penting: TCM tidak menggantikan tindakan medis darurat.
TCM digunakan sebagai terapi pemulihan (rehabilitasi) setelah kondisi pasien stabil.

Berikut pendekatan yang sering digunakan di rumah sakit TCM dan pusat rehabilitasi:

a. Akupunktur

Banyak jurnal klinis menunjukkan akupunktur membantu:

  • meningkatkan aliran darah lokal
  • merangsang fungsi saraf
  • mengurangi spastisitas
  • mempercepat pemulihan motorik

Titik akupunktur yang sering digunakan: DU20, LI11, GB20, ST36, LR3 (disesuaikan pola pasien).

Beberapa rumah sakit besar di China dan beberapa RSPON/klinik rehabilitasi di Indonesia sudah memasukkan akupunktur sebagai terapi tambahan pasca stroke.


b. Herbal TCM (Kombinasi Ramuan)

Herbal biasanya disesuaikan dengan pola gangguan:

  • Tian Ma & Gou Teng → untuk Liver Yang Rising
  • Dan Shen & Chuan Xiong → untuk melancarkan darah (blood stasis)
  • Shi Chang Pu → mendukung fungsi kognitif
  • Huang Qin → menurunkan panas & inflamasi
  • Mai Men Dong → memperkuat Yin

Beberapa studi klinis menemukan bahwa kombinasi herbal tertentu dapat mendukung aliran darah mikro dan fungsi neurologis—namun harus di bawah pengawasan praktisi TCM bersertifikat.


c. Tuina (Pijat Medis TCM)

Digunakan untuk:

  • mengurangi kekakuan otot
  • mengaktifkan saraf motorik
  • memperbaiki koordinasi anggota tubuh

Lebih fokus pada pasien yang mengalami kelumpuhan atau kelemahan pasca stroke.


d. Qigong dan Terapi Pernapasan

Biasanya dimulai setelah pasien sudah stabil.

Manfaat:

  • memperbaiki keseimbangan tubuh
  • menenangkan sistem saraf
  • memperkuat fungsi paru dan jantung

Jurnal TCM menunjukkan Qigong ringan seperti Ba Duan Jin aman untuk rehabilitasi.


e. Diet Terapeutik ala TCM

TCM juga menekankan makanan:

Disarankan:

  • sayuran hijau
  • kacang-kacangan
  • ikan rendah lemak
  • teh chrysanthemum untuk menenangkan Liver Yang
  • biji teratai dan kurma merah untuk menutrisi darah & Yin

Dihindari:

  • makanan berminyak
  • alkohol
  • makanan pedas berlebihan
  • garam tinggi (sejalan dengan rekomendasi medis)

5. Integrasi Medis Modern & TCM: Kombinasi yang Cukup Ideal

Berdasarkan berbagai publikasi klinis, pendekatan terpadu memberikan hasil lebih baik:

TahapMedis ModernTCM
Fase AkutOperasi, kontrol tekanan darah, perawatan intensifTCM tidak dilakukan
Fase SubakutRehabilitasi fisik, obat neuroprotektifAkupunktur, herbal
Fase Pemulihan Jangka PanjangFisioterapi lanjutanTuina, Qigong, diet terapi

Hasil studi integratif menunjukkan pemulihan fungsi motorik dan kognitif cenderung lebih cepat ketika dua pendekatan ini digunakan bersama, dibandingkan salah satu saja.


Kesimpulan

Stroke hemoragik adalah kondisi serius yang harus ditangani secara medis terlebih dahulu. Namun, setelah kondisi stabil, TCM dapat menjadi pendukung pemulihan yang cukup efektif melalui akupunktur, herbal, tuina, dan manajemen pola hidup. Pendekatan TCM membantu menyeimbangkan kembali tubuh, memperbaiki aliran energi, dan membantu sistem saraf beradaptasi setelah cedera.

Selama dilakukan oleh praktisi bersertifikat dan tetap dikombinasikan dengan medis modern, integrasi keduanya dapat memberikan hasil pemulihan yang lebih optimal dan personal bagi pasien.

Ingin konsultasi langsung soal terapi TCM untuk pemulihan stroke? Hubungi WhatsApp Griya Makmur Sehat sekarang.

Artikel Lainnya