Banyak pasien bertanya, bolehkah melakukan akupunktur saat berpuasa? Apakah membatalkan puasa?
Pertanyaan ini sering muncul terutama saat bulan Ramadhan atau ketika seseorang menjalani puasa untuk alasan kesehatan. Dalam praktik Traditional Chinese Medicine (TCM), akupunktur justru bisa menjadi terapi yang aman dan membantu tubuh tetap seimbang selama berpuasa — jika dilakukan dengan pendekatan yang tepat.
Apakah Akupunktur Membatalkan Puasa?
Secara umum, akupunktur tidak membatalkan puasa, karena:
- Tidak memasukkan makanan atau minuman ke dalam tubuh
- Tidak mengandung zat nutrisi
- Tidak melalui jalur pencernaan
Akupunktur hanya menggunakan jarum halus untuk menstimulasi titik energi (meridian) pada tubuh. Namun, tetap disarankan dilakukan oleh praktisi profesional agar kondisi tubuh tetap aman selama puasa.
Bagaimana Kondisi Tubuh Saat Berpuasa Menurut TCM?
Dalam pandangan TCM, saat berpuasa terjadi:
- Penurunan asupan energi dari makanan
- Penyesuaian metabolisme tubuh
- Perubahan ritme Qi dan darah
Jika tubuh seimbang, puasa justru membantu detoksifikasi alami. Namun jika Qi lemah atau Yin kurang, seseorang bisa mengalami:
- Pusing
- Lemas berlebihan
- Asam lambung naik
- Mudah emosi
- Sakit kepala
Di sinilah akupunktur dapat berperan sebagai terapi penyeimbang.
Manfaat Akupunktur Saat Berpuasa
1. Menjaga Energi Tetap Stabil
Akupunktur membantu memperkuat Qi limpa dan ginjal, sehingga tubuh tidak mudah drop atau lemas selama puasa.
2. Mengurangi Sakit Kepala dan Migrain
Perubahan pola tidur dan makan sering memicu sakit kepala saat puasa. Akupunktur membantu melancarkan sirkulasi darah ke kepala dan menenangkan sistem saraf.
3. Mengatasi Asam Lambung Saat Puasa
TCM melihat asam lambung sebagai gangguan pada lambung dan hati. Akupunktur membantu menurunkan panas dan menstabilkan fungsi pencernaan.
4. Membantu Detoksifikasi Alami
Puasa dan akupunktur sama-sama mendukung proses pembersihan tubuh dari stagnasi Qi dan darah.
5. Mengurangi Stres dan Emosi Berlebihan
Puasa bisa memengaruhi suasana hati. Akupunktur membantu menyeimbangkan energi hati sehingga emosi lebih stabil.
Kapan Waktu Terbaik Melakukan Akupunktur Saat Puasa?
Beberapa rekomendasi waktu yang aman:
- Setelah berbuka puasa
- 1–2 jam sebelum berbuka
- Tidak dalam kondisi sangat lemas atau dehidrasi
Setiap pasien tetap perlu evaluasi kondisi sebelum terapi.
Siapa yang Perlu Berhati-hati?
- Pasien dengan tekanan darah sangat rendah
- Penderita anemia berat
- Orang yang sangat lemas atau kurang cairan
Dalam kondisi tertentu, terapi bisa dijadwalkan setelah berbuka untuk keamanan maksimal.
Kesimpulan
Akupunktur saat berpuasa aman dan tidak membatalkan puasa jika dilakukan oleh praktisi profesional. Bahkan, terapi ini dapat membantu menjaga energi, mengurangi keluhan pusing, asam lambung, dan membantu tubuh tetap seimbang selama menjalani ibadah puasa.
✨ Ingin tetap sehat dan bertenaga selama puasa?
Konsultasikan kondisi Anda di Griya Makmur Sehat, klinik TCM terpercaya di
📍 Jl. Pluit Utara Raya No.29, Jakarta Utara
👉 Booking terapi akupunktur sekarang dan rasakan manfaatnya selama berpuasa.
- Akupunktur Saat Berpuasa: Apakah Aman dan Bermanfaat?

- Klinik Bekam Tradisional China di Pluit untuk Meningkatkan Kesehatan Tubuh

- Rekomendasi Klinik Kesehatan Terdekat di Pluit, Jakarta Utara dengan Pelayanan Lengkap

- Klinik Kesehatan TCM di Pluit untuk Masalah Saraf, Nyeri Sendi, dan Kelelahan Kronis

- Keluhan Saraf dan Pegal Tak Kunjung Sembuh? Kunjungi Klinik Akupuntur Terdekat di Pluit Ini










