Pengantar
Saat menjalani ibadah puasa, banyak orang tetap ingin menjaga kesehatan tubuh. Salah satu terapi tradisional yang sering ditanyakan adalah bekam (cupping therapy).
Pertanyaan yang sering muncul adalah:
Apakah bekam saat puasa aman? Apakah bekam bisa membatalkan puasa?
Dalam praktik Traditional Chinese Medicine (TCM) maupun pengobatan tradisional Timur, bekam dikenal sebagai terapi yang membantu melancarkan sirkulasi darah dan membuang stagnasi dalam tubuh. Jika dilakukan dengan tepat, bekam tetap bisa dilakukan saat berpuasa.
Apa Itu Terapi Bekam?
Bekam atau cupping therapy adalah terapi dengan menggunakan cangkir khusus yang ditempelkan pada kulit untuk menciptakan tekanan vakum.
Tujuannya adalah untuk:
- Melancarkan aliran darah
- Mengurangi stagnasi Qi dan darah
- Mengeluarkan racun atau kotoran metabolik
- Mengurangi nyeri dan peradangan
Dalam praktiknya terdapat dua jenis bekam yang umum digunakan:
1. Bekam Kering (Dry Cupping)
Menggunakan tekanan vakum tanpa mengeluarkan darah.
2. Bekam Basah (Wet Cupping)
Melibatkan sayatan kecil pada kulit untuk mengeluarkan sedikit darah stagnan.
Apakah Bekam Membatalkan Puasa?
Dalam banyak pendapat ulama, bekam tidak membatalkan puasa, karena terapi ini tidak memasukkan sesuatu ke dalam tubuh melalui jalur makan atau minum.
Namun beberapa pendapat menyarankan agar terapi dilakukan setelah berbuka puasa untuk menghindari tubuh menjadi terlalu lemas.
Secara medis maupun dalam TCM, bekam tetap aman selama kondisi pasien stabil dan tidak mengalami dehidrasi berat.
Manfaat Bekam Saat Berpuasa
1. Melancarkan Sirkulasi Darah
Bekam membantu mengurangi stagnasi darah sehingga tubuh terasa lebih ringan dan segar.
2. Mengurangi Pegal dan Nyeri Otot
Puasa sering disertai perubahan pola tidur dan aktivitas. Bekam membantu meredakan pegal pada leher, bahu, dan punggung.
3. Membantu Proses Detoksifikasi
Saat puasa tubuh secara alami melakukan proses detoksifikasi. Bekam dapat membantu mempercepat pembuangan stagnasi dan racun metabolik.
4. Mengurangi Sakit Kepala
Sebagian orang mengalami sakit kepala saat puasa. Bekam dapat membantu memperlancar aliran darah ke kepala dan meredakan ketegangan.
5. Menenangkan Tubuh dan Pikiran
Bekam juga membantu relaksasi sistem saraf sehingga tubuh lebih rileks selama menjalani puasa.
Kapan Waktu Terbaik Bekam Saat Puasa?
Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan, waktu yang disarankan adalah:
- Setelah berbuka puasa
- Beberapa jam sebelum sahur
- Menjelang berbuka puasa (jika kondisi tubuh kuat)
Hindari bekam ketika tubuh sangat lemas atau kurang cairan.
Siapa yang Perlu Berhati-hati?
Bekam saat puasa sebaiknya ditunda atau dikonsultasikan terlebih dahulu jika Anda memiliki kondisi berikut:
- Tekanan darah sangat rendah
- Anemia berat
- Tubuh sangat lemas atau dehidrasi
- Sedang sakit akut
Konsultasi dengan praktisi profesional sangat penting untuk menentukan waktu terapi yang tepat.
Kesimpulan
Bekam saat puasa umumnya aman dan tidak membatalkan puasa jika dilakukan dengan teknik yang tepat oleh terapis profesional. Terapi ini dapat membantu melancarkan sirkulasi darah, mengurangi nyeri, serta mendukung keseimbangan tubuh selama menjalani puasa.
- Bekam Saat Puasa: Apakah Aman dan Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya

- Terapi Moksibusi Cocok untuk Keluhan Apa Saja? Ini Penjelasan Lengkap Menurut TCM

- Akupunktur Saat Berpuasa: Apakah Aman dan Bermanfaat?

- Klinik Bekam Tradisional China di Pluit untuk Meningkatkan Kesehatan Tubuh

- Rekomendasi Klinik Kesehatan Terdekat di Pluit, Jakarta Utara dengan Pelayanan Lengkap










